Kamis, 18 Oktober 2012

Pantun Pengukuran

Fisika_Sekolah Nusantara

Setelah anak-anak belajar menggunakan alat ukur bersama kakak kelas, di pertemuan selanjutnya saya meminta mereka membuat pantun pengukuran. Belajar bahasa, sambil belajar Fisika atau sebaliknya. Inilah hasilnya.

Hasil karya Ade, Anggi dan Qomar 



Jalan-jalan ke pekalongan
Jangan lupa beli sepeda
Tolong bantu aku teman
Pakai apa ngukur massa benda

Jalan-jalan ke  kota jakarta
Jangan lupa ke tugu monas
Cara mengukur massa benda
Gunakan alat ukur neraca ohaus


Hasil karya Haidar, Ibnu dan Cici


Ada gajah badannya berat
Berlari-lari karena haus
Kalau mau mengukur berat
Pake saja neraca ohaus

Lari-lari karena laper
Pergi ke warung jajannya di borong
Jika mau ngukur diameter
Pakai aja jangka sorong


Hasil karya Nadhif, Dzikru, Hamzah dan Fattur



Ada anak ada ibunya                                
Di tengah jalan membeli terong                        
Kalo boleh aku bertanya                          
Dimana belajar jangka sorong               


Di belakang rumah ada terong
Di pinggirnya ada paprika
Klo mau bisa jangka sorong
Ayo belajar Fisika

Hasil karya Galih, Ghiffar dan Harsa


Burung tekukur makan pepaya
Pepaya jatuh  tersungkur
Jika ingin mengukur volume benda
Gunakanlah gelas ukur

Beli bensin satu liter
Ada meja, mejanya di dorong
Jika mengukur diamater
Gunakanlah jangka sorong


Hasil karya Abdullah, Ringga dan Ari


Jalan-jalan ke kota Bantur
Pasti kamu melewati lorong
Hai kawan ayo belajar mengukur
Mengukur dengan jangka sorong

Jangan kamu asal melangka
Nanti kamu masuk lumpur
Jika kita belajar Fisika
Pasti kita belajar mengukur


Hasil karya Azzam, Agus dan Yani


Pagi-pagi ke rumah bu Maman
Gunakan sepeda dari paman
Tolong bantu aku kawan
Pakai apa ngukur ketebalan

Pamanku bernama Sudirman
Dan tanteku bernama Fanirup
Kalau mau ngukur ketebalan
Gunakan aja mikrometer sekrup

Mengambil air di sumur
Sumur itu di rumah gusdur
Gimana caranya mengukur
Mungkin menggunakan neraca ohaus



Hasil karya Zikri, Aziz dan Hamid


Membeli tali di toko tika
Uangnya kurang tuk beli rambutan
Ayo kawan kita belajar fisika
Tentang alat-alat pengukuran

Membeli  batagor dengan saus
Sausnya habis tinggal yang sisa
Ayo kita menggunakan neraca ohaus
Untuk mengukur jumlah massa

Di toko koperasi memakan mie
Tidak lupa ditambah lada
Sekian hasil pekerjaan kami
Wassalam dan terimakasih



Ada beberapa yang perlu diperbaiki memang. Contohnya ada yang menuliskan Jakarta sebagai pulau, ada juga yang lupa bahwa berat tidak sama dengan massa. :) 

1 komentar:

  1. Online Casino | Kadang Pintar
    Free online casino with sports betting and 온카지노 casino games from 제왕카지노 more than 500 operators is located in Situs Judi. It is considered 카지노 to be the best way to

    BalasHapus