Sabtu, 15 September 2012

Pelatihan Fotografi

Fisika_Sekolah Nusantara


Sabtu pagi yang cerah, kulangkahkan kaki bersama seorang teman. Meninggalkan rumah guru kami menuju Bumi Pengembangan Insani tempat kami bekerja. Hari ini kami akan mengikuti pelatihan fotografi yang diselenggarakan oleh Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP), divisi pendidikan Dompet Dhuafa.
Sempat maju mundur mau ikut atau tidak, karena tidak punya kamera. Teringat kameraku sayang, kameraku malang yang sudah tidak berfungsi lagi. Modal nekat punya kamera hp akhirnya ikut juga. Di pengumumannyakan ditulis boleh bawa kamera jenis apa saja. Artinya, kamera hp juga boleh dong .... (pembelaan banget ya J ).  Apa jadinya ya ikut workshop fotografi bermodal kamera hp? Ah lihat saja nanti. 

Jam di tangan saya menunjukkan jam 09.15 saat  membuka pintu aula tempat workshop diadakan. Terlambat 45 menit dari jadwal yang seharusnya.  Pak Taufik yang mengisi workshop sedang menjelaskan 3 hal yang harus diatur saat menggunakan kamera (terutama yang LSR ya, karena kamera pocket biasanya sudah diprogram otomatis)

3 hal itu adalah :
      1.       ISO, gunakan ISO tinggi hanya pada saat kamera benar-benar kekurangan cahaya
      2.       Diafragma, mengatur besarnya bukaan diafragma. Untuk menentukan fokus yang ingin diambil. Bukaan diafragma yang besar akan memberikan efek blur pada background. Nah hal ini pernah saya dapatkan saat mencoba-coba kamera milik adek walaupun saat itu belum tahu teorinya sehingga memakan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan gambar di bawah ini.





      3.       Shutter Speed, berguna untuk mengatur waktu pengambilan gambar. Jika kita ingin mengambil gambar objek yang bergerak dengan sangat cepat maka kita harus bergerak dengan sangat cepat  maka kita harus menggunakan shutter speed yang lebih kecil misalnya 1/600 s untuk mengambil gambar balapan mobil F1
Arah pengambilan gambar terhadap datangnya cahaya juga mempengaruhi hasil jepretan. Pengambilan gambar yang melawan arah datangnya cahaya akan memberi efek siluet pada gambar. Nah, karena itu sebagai fotografer kita jangan hanya diam saat mengambil gambar. Tetapi cobalah bergerak sehingga mendapatkan sudut yang pas sesuai dengan yang diinginkan.

Penentuan di tema di awal pemotretan juga akan sangat membantu kita saat mengambil gambar. Kita bisa menentukan objek dengan tepat sehingga proses pengambilan gambar berjalan lancar. Hal lain yang harus diperhatikan juga adalah waktu pengambilan gambar. Jika ingin mengambil gambar langit biru yang cerah jangan mengambil gambar di pagi hari.

Tiba saatnya untuk praktek. Alhamdulillahnya yang bermodal kamera HP tidak hanya saya seorang, jadinya tidak keki sendiri. Jeprat-jepret pakai HP di halaman depan masjid. Lagi bingung nyari objek, tiba-tiba dari kelas bahasa Inggris muncul siswa-siswa saya kelas 1a. Jadilah mereka menjadi objek foto kami yang sedang belajar fotografi. 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar