Kamis, 11 November 2010

Fisika_Sekolah Nusantara

Permainan Bunyi


Belajar bunyi di kelas II, 2 Minggu yang lalu bisa jadi seru juga setelah sempat bingung seharian mau pakai model belajar apa. Berawal dari lamunan, saya teringat dengan power point yang pernah saya buat waktu mengajarkan magnet tahun lalu. Materi bunyi terdiri dari berbagai istilah. Kalau istilah ini hanya disampaikan lewat ceramah, akan membuat anak-anak bosan.

Saat masuk kelas anak-anak dibekali kertas yang berisi angka untuk pembagian kelompok. Anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok yang akan memperebutkan 25 pertanyaan tentang istilah pada bunyi. Yang disediakan pada POWER POINT ISTILAH BUNYI
Dalam kelompoknya siswa berlomba mencari point terbanyak dengan menjawab pertanyaan.

Setelah permainan istilah bunyi, dilanjutkan dengan membuat games gelombang bunyi. Siswa bekerjasama membuat sebuah permainan edukasi mengenai bunyi

Burbles Sound's Games (Irwan, Ridholi, Yusman)

Sound's Monopoli (Syafrudin, Johan, Hanif, Genta)

Fotball Sound (Desnawan, Ridho, Robby, Zuhad)

Circle Sound's Monopoli (Fariz, Imam, Fai)
lagi sibuk bikin monopoli (Faisal, Ari, Heri)
Masih bingung mau bikin apa (Jaya, Aldo, Ricky)
Ular Cobra (Kiki, Ridhwan, Agung, Tan Malaka)
Treasure Island (Fathan, Iqro, Jaya)
Ular Tangga (Beni, Kasman, Bayu)

Rabu, 23 Juni 2010

Prestasi Smart di semester 2




Lama tidak menulis di blog ini. Padahal banyak hal yang ingin di bagi. Mudah-mudahan dengan saling berbagi kita bisa merasa saling memiliki.

Informasi gembira ini sebenarnya adalah hasil perjuangan anak-anak SMART. Berbagai prestasi berhasil diraih oleh siswa kami. Di bawah ini beberapa di antaranya yang berhasil saya ingat. (Buat yang terlupakan, mohon dimaafkan ya nak :)


Smart Expo (FEBRUARI 2010):
Juara 1 Folkstales Telling : Fadyan Hilman (Siswa dari Bali)

Juara 1 Kreasi Mural : Floren, Agung (Bali), Tri Setya
Juara 2 Komik Islami : Dede Junaidi (Banten)
Juara 1 Lintas Nusantara : Yunus (Jabar), Dayat(Banggai), Rey (Medan)
Al Kahfi :
Juara 1 MindMapping : Syaifodin

Juara 2 MindMapping : M Abdullah Aslam
Juara 1 Lomba Poster : Beni Sutopo
Juara 1 Story Telling : Genta Maulana M
Juara 2 LCT Sains : Kurnia Sandi dan tim
Juara 1 Tahfidz Qur'an SMA : Ilham Muntazirin

SMA 1 Bogor
Juara 1 Cepat Tepat Sains se Jabodetabek

OSN SMA Kab. Bogor
Juara 1 Olimpiade Matematika (Iqro Idzanul Haq)
Juara harapan 2 Olimpiade Matematika (Ahmad Hamdani)
Juara 1 Olimpiade Fisika (M Zhoron Afif)

Masih banyak sebenarnya tapi ada yang lupa... maaf ya anak-anakku

Kamis, 06 Mei 2010

UN ????

Hari ini bisa menjadi hari yang paling membahagiakan bagi sebagian siswa SMP tetapi bisa juga menjadi hari yang menyedihkan. Ya... hari ini adalah pengumuman kelulusan UN 2010.

Sama seperti sekolah lain mungkin, suasana pagi ini di sekolah kami SMART EKESELENSIA INDONESIA siswa-siswa kelas 3 SMP harap-harap cemas menunggu pengumuman dari Kepala Sekolah. Ustdz Lisa penanggung jawab UN tahun ini tak kalah tegang dibandingkan siswa.

Kecemasan itu timbul karena ritual pagi ini sama dengan ritual yang kami laksanakan satu tahun yang lalu saat mengumumkan kelulusan siswa kelas 5 (3 SMA) tahun lalu. Pada saat itu ada 3 orang siswa kami yang tidak beruntung. "Ya Ustdz kalau semuanya lulus, pasti kita tidak akan dikumpulkan seperti ini" jawab Ustdz Lisa saat saya mencoba menenangkannya.

Wajah-wajah tegang kami semakin tegang saat Ust Fauzan memasuki ruang pertemuan. Ustdz Eka bagian kurikulum memberikan hasil UN kepada Ust Fauzan. Beliau terlihat serius menelusuri hasil yang diperoleh anak-anak. Beberapa saat kemudian beliau akhirnya menyampaikan bahwa "Anak-anak hasil UN sudah saya terima, tahun ini ada siswa yang nilainya di bawah 5 tapi Alhamdulillah semuanya lulus".

Ucapan syukur mengalir dari semua siswa dan guru yang ada di ruangan tersebut. Alhamdulillah SMART lulus 100%. Rasa syukur anak-anak di wujudkan dengan beramai-ramai menuju Masjid, berwudhu dan melaksanakan sujud syukur serta dilanjutkan dengan sholat sunnah. Mudah-mudahan dengan hasil ini, prestasi anak-anak semakin meningkat.

Anak-anak kami berasal dari keluarga yang serba terbatas dalam hal materi tetapi kaya dengan prestasi. Amin.

Senin, 22 Maret 2010

Physic Ia and Ib











Alat Optik 2

ALAT OPTIK


A. KACAMATA

Mata merupakan alat optik alamiah. Mata mampu berakomodasi dengan cara lensa mata menebal dan menipis.
Bagian penting lensa :
1.Lensa : mengatur proses pembiasan dengan cara berakomodasi
2.Retina : merupakan layar tempat jatuhnya bayangan.

Mata Normal ( Emitrop)
1.Titik dekat (Punctum Proximum/PP) 25 cm, mata mampu berakomodasi maksimum pada
jarak 25cm
2.Titik jauh (Punctum Remotum) tak hingga, berarti mata mampu berakomodasi minimum
pada titik jauh tak hingga.

Mata yang tidak normal
1.Hipermetropi (rabun dekat)
- PP > 25 cm
- Mata tidak dapat berakomodasi maksimum
- Dapat dibantu dengan lensa positif (Lensa Cembung) dengan kekuatan:

P = 4 - (100/PP) dioptri

2.Miopi (rabun jauh)
- PR < ~
- Mata tidak dapat berakomodasi minumum
- Dapat dibantu dengan lensa negatif (Lensa Cekung) dengan kekuatan :

P = (-100/PR) dioptri

3.Presbiopi
- merupakan mata yang mengalami rabun jauh dan rabun dekat

Contoh :
1.Seorang anak tidak dapat melihat benda yang letaknya kurang dari 25cm. Dia baru dapat melihat pada jarak 30 cm. Agar anak tersebut dapat melihat dengan jelas benda-benda pada jarak kurang dari 25cm, berapakah kekuatan lensa yang harus digunakan?

Pembahasan :
D1 : PP = 30 cm
D2 : P
D3 :
P = 4 - (100/30)
P = 2/3 dioptri

2.Seorang anak tidak dapat melihat benda yang jaraknya lebih dari 8,25 m. Berapakah kekuatan lensa yang harus digunakan?

Pembahasan :
D1 : PR = 8,25 m = 825 cm
D2 : P
D3 :
P = (-100/825) = - 12/100 dioptri


B. LUP

Lup adalah alat optik yang digunakan untuk melihat bayangan yang dipebesar, maya dan tegak dari benda-benda kecil.
- Merupakan lensa cembung (+)
- Agar benda terlihat dengan perbesaran maksimum maka benda diletakkan di titik fokus.

Perbesaran Anguler LUP
a. mata berakomodasi maksimum
M = (25/f) + 1

b. mata berakomodasi minimum
M = (25/f)

dimana :
M = perbesaran bayangan
f = jarak fokus

Contoh :
Sebuah lensa cembung dengan jarak fokus 5cm digunakan sebagai LUP. Jika seseorang yang bermata normal menggunakan lup ingin melihat pada jarak 25cm, Berapakah perbesaran benda?

Pembahasan :
D1 : f = 5cm
D2 : M
D3 :
M = (25/f) +1
= 6x

C. MIKROSKOP

Mikroskop berfungsi untuk melihat benda-benda yang sangat kecil.
- Tersusun atas dua lensa positif atau cembung : Lensa objektif (dekat benda) dan lensa okuler
(dekat mata)
- Benda diletakkan antara F dan R lensa objektif
- Bayangan akhir mikroskop adalah maya, terbalik, diperbesar.

Perbesaran Mikroskop

M tot = M ob x M ok

dimana :
Mtot = perbesaran total
Mob = perbesaran lensa objektif
Mok = perbesaran lensa okuler

Mata berakomodasi maksimum :

M tot = (fob/(s-fob) x ((25/fok)+1)

dimana :
fob = jarak fokus lensa objektif
fok = jarak fokus lensa okuler
s = jarak benda ke lensa objektif

Mata berakomodasi minimum :

M tot = (fob/(sob-fob) x (25/fok)

Contoh :
1.Sebuah mikroskop mempunyai objektif yang berjarak fokus 2cm. Sebuah objek diletakkan 2,4cm di bawah objektif. Jika perbesaran okuler = 10x berapakah perbesaran mikroskop?

Pembahasan :
D1 : fob = 2 cm
s = 2,4 cm
Mok = 10 x
D2 : Mtot
D3 :
M tot = (2/(2,4-2) x 10 = 50 x

2.Jarak fokus lensa objektif dan lensa okuler sebuah mikroskop masing-masing 2cm dan 5cm. Mikroskop digunakan untuk melihat benda renik pada jarak 2,5cm dari lensa objektif. Jika pengamat bermata normal tidak berakomodasi, berapakah perbesaran bayangan?

Pembahasan :
D1 : fob = 2cm
fok = 5cm
s = 2,5cm
D2 : M
D3 :
Mata berakomodasi minimum
M = (2/(2,5-2) x (25/5) = 20 x

D.TEROPONG

Teropong adalah alat optik yang digunakan untuk mengamati benda-benda jauh agar terlihat lebih dekat dan jelas. Biasa disebut juga TELESKOP

Jenis-jenis teropong:
1.Teropong Bintang
- digunakan untuk melihat benda-benda langit
- sifat bayangan akhir : maya, terbalik dan diperbesar
- panjang teropong akomodasi minimum :

d = fob + fok

dimana :
d = panjang teropong

2.Teropong Bumi
- digunakan untuk melihat benda-benda jauh di bumi
- memiliki tiga lensa cembung yakni lensa objektif, lensa okuler dan lensa pembalik
- sifat bayangan akhir : maya, tegak dan diperbesar
- panjang teropong akomodasi minimum

d = fob + fok + 4fp

dimana :
fp = jarak fokus lensa pembalik

3.Teropong Panggung/Teleskop Galileo
- Memiliki lensa objektif cembung dan lensa okuler cekung
- sifat bayangan akhir : maya, tegak dan diperbesar
- panjang teropong akomodasi minimum :

d = fob - fok

Perbesaran maksimum untuk semua teropong :

M = fob / fok

Contoh soal :
Sebuah teropong bintang mempunyai lensa objektif dengan jarak fokus 50 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 5 cm. Berapakah panjang teropong?

Pembahasan :
D1 : fob = 50cm
fok = 5cm
D2 : d
D3 :
d = fob + fok
= 50 cm + 5 cm = 55 cm

E. PERISKOP

Termasuk jenis teropong, digunakan untuk mengamati keadaan di permukaan air pada kapal selam.
- Tersusun atas dua lensa cembung dan dua prisma siku-siku
- lensa cembung berfungsi sebagai lensa objektif dan lensa okuler
- prisma siku-siku berfungsi sebagai pembelok cahaya

F. KAMERA

Merupakan alat untuk merekam gambar suatu benda ke dalam sebuah film.
- Memiliki lensa cembung sebagai lensa objektif
- benda di depan lensa objektif akan dibentuk menjadi bayangan nyata, terbalik dan diperkecil
yang tepat jatuh pada plat film
- bayangan tersebut kemudian tercetak pada plat film sebagai bayangan negatif
- jika plat film dicetak pada kertas foto maka akan didapatkan bayangan positif.

Minggu, 21 Maret 2010

Alat Optik 1

Siswa-siswa SMART sepertinya berbakat menjadi penulis buku. Dalam pelajaran Fisika saya meminta mereka membuat buku saku yang memberikan penjelasan tentang alat optik. Hasilnya luar biasa. Ada yang membuat buku dengan ukuran yang kecil sehingga memang bisa dimasukkan ke kantong, tetapi ada juga yang ukurannya besar. Seperti bukan buku saku.

Halaman sampulnya juga beragam. Ada buku yang limited edition tapi best seller. Ada juga yang sudah mendapat gelar Msi bahkan prof. Cukup beragam. Tapi kegiatan ini membuat pelajaran bisa lebih aktif. Setelah membuat buku, mereka harus membedah buku yang telah mereka buat. Bergaya supaya bukunya dapat dibeli oleh banyak orang. Mudah-mudahan suatu hari nanti anak-anak bisa menjadi penulis yang sebenarnya.













Jumat, 19 Maret 2010

Listrik Statis Lagi

Beberapa hari yang lalu saya sempat posting tentang kegiatan di kelas IX saat belajar listrik statis. Saat ini saya coba berbagi materi listrik statis dengan teman-teman semua. Silahkan diambil bagi yang membutuhkan. Semoga bermanfaat.

Listrik Statis


MODEL ATOM

Atom merupakan penyusun zat (benda).
Atom tersusun atas dua bagian yaitu bagian kulit dan inti.
Kulit atom merupakan lintasan elektron yang bermuatan negatif
Inti atom tersusun atas proton yang bermuatan positif dan neutron yang netral

MUATAN BENDA

dipengaruhi oleh perbedaan jumlah proton dan neutron dari atom-atomnya
atom bermuatan positif jika jumlah proton lebih banyak dari jumlah elektron
atom bermuatan negatif jika jumlah proton lebih sedikit dari jumlah elektron
atom bermuatan netral jika jumlah proton sama dengan jumlah elektron

Memberi muatan pada benda netral

Beberapa benda netral dapat diubah menjadi bermuatan dengan cara:

1.Penggosokan

Elektron elektron dalam isolator susah bergerak. Elektron-elektron ini dapat dipindahkan dengan cara menggosokkan dua benda. Elektron dari benda 1 akan pindah ke benda yang lainnya.
Benda yang melepaskan elektron akan kekurangan elektron sehingga bermuatan positif
Benda yang menerima elektron akan kelebihan elektron sehingga bermuatan negatif

Contoh :
Penggaris plastik yang digosokkan dengan kain wol maka sejumlah elektron dari kain wol akan pindah ke penggaris sehingga : penggaris bermuatan negatif dan kain wol bermuatan positif

Jenis muatan listrik yang diperoleh melalui menggosok :
Muatan Negatif :
Plastik digosok dengan wol
Perspex digosok dengan wol
Muatan Positif :
Ebonit digosok dengan wol
Kaca digosok dengan sutera

2.Konduksi



Pemberian muatan pada konduktor. Batang logam adalah konduktor yang baik sehingga tidak bisa diberi muatan dengan cara penggosokan karena tubuh manusia juga konduktor.
Pemberian muatan dengan cara ini menggunakan tangkai isolasi sehingga muatan muatan pada konduktor tidak dapat mengalir ke tanah. Konduktor bisa dimuati secara konduksi dengan menyentuhkan batang bermuatan.
Muatan benda yang dikonduksi sama dengan muatan benda pengkonduksi.

3.Induksi

Induksi adalah pemisahan muatan listrik pada suatu benda dengan cara didekati benda lain yang bermuatan.

Muatan benda terinduksi yang dekat dengan penginduksi akan memiliki muatan yang berlawanan karena muatan yang sejenis dengan muatan penginduksi akan terdorong kesisi lain.

Interaksi Muatan Listrik

Muatan yang sejenis akan tolak menolok
Muatan yang berbeda jenis akan tarik-menarik

Elektroskop





Merupakan alat yang prisip kerjanya menggunakan sifat induksi listrik. Elektroskop dapat digunakan untuk menguji sebuah benda bermuatan atau tidak.
Pada dasarnya elektroskop terdiri atas 2 bagian yaitu kepala yang digunakan sebagai menguji benda dan daun yang berfungsi sebagai pendeteksiBenda bermuatan yang didekatkan pada elektroskop netral dapat menyebabkan elektroskop bermuatan dan kedua daunnya terbuka.


Penangkal Petir

Pelepasan muatan adalah melompatnya muatan-muatan listrik dari satu benda ke benda lainnya. Petir termasuk lompatan muatan yang alami. Awan yang netral menjadi bermuatan negatif karena partikel di dalamnya bergesekan. Muatan negatif yang berada di bagian dasar awan akan menginduksi muatan-muatan positif pada puncak gedung. Sehingga bisa menimbulkan loncatan elektron dari awan menuju gedung yang bisa menyebabkan gedung terbakar. Oleh karena itulah maka perlu dipasang penangkal petir yang bertujuan untuk :
mengurangi kesempatn puncak gedung tersambar petir
jika menyambar, tersedia jalur untuk tempat lewatnya elektron menuju tanah tanpa merusak gedung